muhammad lutfil hakim
berisi tentang semua tayangan film-film dan yang lain hanya di sini
Sabtu, 19 Agustus 2017
Senin, 19 Mei 2014
Membuat Efek Dual Tone dalam Satu Foto dengan Photoshop
1. Buka foto yang mau di Edit
2. Duplikat layer background dengan menekan CTRL + J
3. Klik Add New Fill or and Adjustment Layer. pilih Channel Mixer
4. Atur seperti contoh dibawah
5. Selanjutnya klik Add New Fill or Adjustment Layer. pilih Selective Color
6. Atur seperti contoh dibawah
7. Duplikat layer 1 lalu pindah ke paling atas
8. Buat kotak dengan Rectangle Marquee Tool
9. Klik Select - Inverse lalu tekan Delete pada keyboard, selanjutnya tekan CTRL + D
10. Klik kanan layer yang paling atas tadi lalu pilih Blending Options
11. Terakhir klik Images - Adjustment - Channel Mixer, atur seperti contoh dibawah
Hasilnya seperti ini..
Selasa, 15 April 2014
Membuat Efek Bias Sinar
Menggunakan graphic software Adobe Photoshop. kita dapat membuat hampir
semua efek foto. Hal membatasi hanyalah imajinasi kita sendiri. Salah
satu efek yang dapat kita buat adalah efek bias sinar.
Telah banyak tutorial yang membahas tentang cara membuat efek bias sinar
ini. Kali ini kita akan membuat efek bias sinar dengan “jurus” yang
sedikit berbeda.
Tutorial ini menggunakan foto yang merupakan hasil akhir dari artikel rahasia cara merubah warna dengan cepat.
Catatan! Panduan dibuat dengan Photoshop CS3 dan dapat diterapkan pada hampir semua versi Photoshop.
Berikut hasil akhir yang diharapkan dari tutorial membuat efek bias sinar ini.
![]() |
| Possible Result |
Step by Step Membuat Efek Bias Sinar
1. Memilih Piksel Terang
Walaupun sinar atau cahaya itu sendiri tidak dapat dilihat, namun mata
manusia dapat melihat benda atau materi yang terkena oleh sinar. Saat
sinar bersentuhan dengan suatu partikel di udara, partikel tersebut akan
terlihat lebih terang dan terkadang dapat memantulkan sinar.
Untuk meniru fenomena ini, hal pertama yang dilakukan tentunya memilih piksel terang sebagai basis untuk bias sinar.
Pindah ke Panel Channel, pilih Channel Blue, tekan CTRL + A lalu CTRL + C
untuk meng-copy Channel. Klik channel RGB, kembali ke Panel Layer dan
paste Channel Blue di atas Layer Background.
![]() |
| Base Layer |
Kami memilih Channel Blue karena paling sedikit menyimpan pixel terang, jika terlalu terang, maka bukan bias sinar lagi namanya.
Catatan! Anda dapat mencoba dengan Channel lainnya untuk bereksperimen.
Catatan! Anda dapat mencoba dengan Channel lainnya untuk bereksperimen.
2. Membuat Basis Bias Sinar
Jika pada kebanyakan tutorial lainnya bias sinar dibuat menggunakan
Filter Radial Blur, kali ini kami memilih Filter Motion Blur. Alasannya
karena sumber cahaya pada foto tutorial ini adalah matahari. Karena
pusat matahari cukup jauh, bias sinar yang tertangkap mata umumnya
memiliki arah seragam. Jika foto menggunakan sumber cahaya lain mungkin
filter Radial Blur dapat digunakan.
Tekan CTRL + ALT + C untuk membuka perintah Canvas Size dan besarkan kanvas menjadi 200% dengan Anchor Point tetap di tengah.
![]() |
| Enlarge Canvas |
Setelah membesarkan kanvas, sekarang besarkan Layer basis sinar ini (Layer 1) sekitar 120 – 130%.
![]() |
| Enlarge Layer |
Pilih menu Filter » Blur » Motion Blur. Gunakan sudut yang menurut mata
kita sesuai dengan sudut datangnya sinar. Nilai radius berkisar antara
200 – 250 piksel.
![]() |
| Motion Blur |
Buka lagi perintah Canvas Size dan kembalikan kanvas ke ukuran semua dengan melakukan resize sebesar 50%.
![]() |
| Reduce Canvas Size |
Tips! Jika dibutuhkan anda dapat mengatur posisi Layer ini untuk mendapatkan basis bias sinar yang lebih baik.
Pada bias sinar biasanya terdapat partikel debu kecil. Kita buat partikel ini dengan Noise.
Pilih menu Filter » Noise » Add Noise. Gunakan mode Gaussian dan tandai monochromatic, isi radius yang sesuai.
![]() |
| Add Particles |
Berikut basis bias sinar kita!
![]() |
| Light Ray Base |
Sebelum melanjutkan kita simpan dulu seleksi dari basis bias sinar ini.
Pindah ke Panel Channel, tahan CTRL dan klik Channel RGB untuk me-load
seleksi. Pilih menu Layer » Save Selection untuk menyimpan seleksi basis
bias sinar.
![]() |
| Save Selection |
Tekan CTRL + D untuk membuang seleksi dan kembali ke Panel Layer lalu ganti Blend Mode Layer ini ke Softlight.
Softlight Akan membuat seluruh foto menjadi agak gelap, buatlah mask
pada Layer ini untuk melindungi objek foreground (manusia dan pepohonan
di foreground) agar tetap terang. Gambarlah mask dengan brush halus
ber-Opacity rendah (15 – 25%).
![]() |
| Light Ray Base Mask |
3. Menerapkan Bias Sinar
Ada beberapa cara untuk menerapkan basis bias sinar di atas. Di sini kami menggunakan Adjustment Layer Hue/Saturation.
Tahan CTRL lalu klik pada Mask dari Layer 1. Kemudian pilih menu Select »
Load Selection, pilih seleksi yang kita simpan pada langkah sebelumnya
dan tandai Intersect with Selection.
![]() |
| Load Selection |
Tambahkan Hue/Saturation Adjustment Layer dan geser slider Lightness
hingga menurut mata kita intensitas bias sinar telah sesuai.
![]() |
| Hue/Saturation |
Tips! Teknik ini juga dapat diterapkan untuk membuat kabut atau fog pada foto.
Selanjutnya ganti Blend Mode Adjustment Layer ini menjadi Screen.
![]() |
| Rough Light Ray Effects |
Tips! Jika partikel terlihat terlalu kasar, gunakan Filter Blur pada mask untuk menghaluskannya.
Sampai di sini bias sinar beserta partikel telah terlihat. Namun karena
background terlalu terang, bias sinar masih kurang terlihat.
Pilih Layer 1, tahan CTRL lalu klik Mask Layer 1 untuk meload seleksi.
Selanjutnya tambahkan Curves Adjustment Layer dan kurangi Midtone agar
bias sinar dapat lebih terlihat.
![]() |
| Darken Background |
4. Mengedit Bias Sinar (The Hard Part)
Menurut kami bias sinar masih terlihat kurang natural. Kita perlu
mengedit Mask dari Hue/Saturation, dan ini adalah bagian tersulit dari
tutorial.
![]() |
| Current Result |
Cobalah bereksperimen dengan brush untuk memperbaiki mask. Di sini
imajinasi dan jiwa seni kita berperan besar dalam menentukan hasil edit
mask.
Untuk membantu saat menggambar dengan brush, load seleksi bias sinar
yang kita simpan sebelumnya. Sapukan Brush putih bersisi halus dengan
Opacity rendah (15 - 20%) pada bagian yang ingin dimunculkan bias sinar.
Gunakan Brush hitam untuk mengurangi intensitas atau menghapus bias
sinar.
Kita juga dapat mengedit kontras mask dari Layer Hue/Saturation dengan
Levels. Caranya, klik pada mask dan tekan CTRL + L untuk membuka Levels.
Aturlah nilai Highligth dan Shadow sesuai imajinasi.
Untuk merubah warna dari bias sinar ini , kita dapat langsung mengedit nilai Hue dan Saturation.
Berikut hasil yang kami dapatkan setelah mengedit mask dengan brush dan
sedikit mewarnai bias sinar ini. Hasil ini dapat bervariasi tergantung
kreatifitas masing-masing.
![]() |
| Edited Mask Result |
Hasil ini sudah cukup baik, namun jika anda masih kurang puas, kita
dapat mengedit tone secara keseluruhan sekaligus menambahkan efek dreamy
look.
5. Membuat Efek Dreamy Look (Optional)
Gabungkan semua visible layer dengan menekan CTRL + ALT + SHIFT + E.
Tambahkan Filter Gaussian Blur pada Layer gabungan (merged), ganti Blend
Mode ke Screen dan turunkan Opacitynya (50%).
![]() |
| Dreamy Look Effect |
Efek dreamy look telah terlihat, namun mungkin masih terlalu terang sehingga kontras agar berkurang.
Tekan CTRL + J untuk menduplikat Layer merged, ganti Blend Mode menjadi Soft Light dan disable Channel Blue dari Layer duplikat ini untuk sedikit merubah tone dari area Shadow.
Cara disable Channel Blue telah kami jelaskan pada artikel cara rahasia merubah warna.
Berikut display before & after tutorial membuat efek bias sinar.
Tekan CTRL + J untuk menduplikat Layer merged, ganti Blend Mode menjadi Soft Light dan disable Channel Blue dari Layer duplikat ini untuk sedikit merubah tone dari area Shadow.
Cara disable Channel Blue telah kami jelaskan pada artikel cara rahasia merubah warna.
Berikut display before & after tutorial membuat efek bias sinar.
![]() |
| Before vs After |
Demikian panduan singkat cara membuat efek bias sinar. Semoga tutorial ini dapat bermanfaat kita bersama.
Membuat Efek Refleksi pada Air
Pada tutorial Photoshop kali ini, kita akan mengetahui teknik menciptakan refleksi atau bayangan yang terpantul pada permukaan air. Teknik ini cukup membantu bagi para fotografer yang ingin mendapatkan hasil foto yang lebih realistis ketika bayangan objeknya terpantul pada permukaan air (laut, sungai, danau atau kolam). Berikut tahapan-tahapannya:
Buka file foto yang akan diedit di Adobe Photoshop. Perhatikan Layer tab, klik kanan pada layer Background (yang ada icon gembok-nya), lalu klik Layer from Background dan klik OK. Sekarang layer Background menjadi layer bebas (tidak terkunci), nama “Layer 0” bisa diubah ketika dialog box muncul sebelum mengklik OK pada saat ‘membuka kunci’ layer.
Sekarang buat area untuk refleksi atau bayangannya, mudahnya yaitu dengan membuat ukuran lebar canvas menjadi dua kali lebih besar. Klik Image > Canvas Size dan dialog box akan muncul (lihat pada gambar). Perhatikan kolom-kolom di bawah New Size, ubah satuan ukuran menjadi “percent” dan ketikkan 100 pada kolom height kemudian klik OK. Kemudian perhatikan kotak-kotak bertanda panah di bawahnya, klik tanda panah “↑” (hasilnya akan tampak seperti pada gambar) sehingga area baru hanya akan terbentuk tepat di bawah gambar asli saja.
Berikut ini hasil pembentukan area baru untuk pantulan bayangan/refleksi. Pastikan bagian-bagian yang ditandai seperti pada gambar di atas sudah dilengkapi dengan benar.
Ketika area kosong sebesar ukuran foto asli sudah siap, klik kanan Layer 0 dan klik Duplicate Layer. Geser foto duplikat (pada contoh layer diberi nama “Reflection”) ke bawah; klik Move Tool, tekan Shift dan klik tanda panah “↓” di keyboard hingga gambar berada di paling ujung sisi halaman. Sekarang balik posisi foto yang akan digunakan sebagai bayangan (layer “Reflection”). Pastikan layer “Reflection” terpilih (layer di-highlight abu-abu tua), klik Edit > Transform > Flip Vertical. Kini layer bayangan sudah berkebalikan dengan foto asli.
Buat layer baru di atas layer “Reflection”. Pastikan warna Foreground Color putih dan Background Color berwarna hitam. Klik Pain Bucket Tool dan tuang tintanya ke layer kosong yang baru dibuat tadi sehingga sekarang layer berwarna putih. Kini klik Filter > Sketch > Halftone Pattern dan dialog box akan muncul. Perhatikan panel-panel di sisi kanan dan isi kolomnya seperti contoh di bawah, ketika selesai klik OK. Preview efek bisa dilihat di sisi kiri halaman dialog box. Kita akan membuat alur pada permukaan air melalui pilihan filter ini. Semakin banyak garis yang diciptakan, semakin banyak alur air yang didapat. Semakin tenang permukaan airnya, semakin sedikit alur yang dibutuhkan (seperti pada contoh).
Setelah menutup dialog box, layer baru yang tadinya berwarna putih kini berisi garis hitam dan putih. Masih pada layer baru tersebut, klik Filter > Blur > Gaussian Blur untuk membuat garis yang lebih halus. Geser parameter ke sisi kanan untuk menambah efek blur, mungkin juga diperlukan pixel yang lebih banyak ketika berkutat dengan resolusi gambar yang lebih besar.
Klik kanan layer bergaris lalu klik Duplicate Layer Right dan dialog box akan muncul. Di bawah Destination, kita akan menemukan Document, pilih opsi New dan klik OK. Tahap ini adalah membuat file baru yang isinya adalah layer bergaris hitam dan putih yang tadi sudah dibuat, save as dalam format .PSD lalu tutup dokumen baru tersebut. Silahkan beri nama “displacement map”. Sekarang, hapus layer berisi garis hitam dan putih yang kita buat di awal (klik layernya lalu klik icon tong sampah di ujung kanan bawah Layer tab).
Sekarang merge dua layer yang tersisa menjadi satu layer tunggal (tanpa menghilangkan kedua layer asli) dan duplikat sekaligus dengan mengklik layer “Reflection” lalu tekan Shift+CTRL+Alt+E (Windows) atau Shift+Command+Option+E (Mac). Dengan demikian, kita akan memiliki satu layer baru dengan 2 foto di dalamnya. Hasilnya memang tidak tampak di halaman kerja, namun perubahannya bisa dilihat di Layer tab.
Pastikan layer baru terpilih (di-highlight abu-abu tua), klik Filter > Distort > Displace. Dialog box akan muncul, perlu diketahui bahwa bagian ini adalah menciptakan gelombang atau riak pada permukaan air. Silahkan menggunakan angka seperti pada contoh di bawah, tetapi tidak menutup kemungkinan apabila ingin ditambahkan. Bagian yang dibutuhkan hanyalah Horizontal Scale, jadi ketikkan “0” pada Vertical Scale dan pastikan bagian yang lain sama persis seperti pada contoh. Klik OK dan dialog box akan muncul, perintahnya adalah memilih displacement map. Maka pilih file “displacement map” yang tadi sudah dibuat dan klik Open.
Hasil kerja efeknya akan tampak pada kedua belah foto seperti pada gambar di bawah.
Mengingat kita akan membuat refleksi pada permukaan air, maka hanya foto yang berada di bagian bawah yang akan diberi efek alur. Untuk itu, pilih layer “Reflection” di Layer tab. Klik Rectangular Marquee Tool dan mulai membuat seleksi di sekeliling foto. Untuk mempermudah menentukan ukuran pasti yang diperlukan dalam membuat seleksi pada foto, silahkan me-non-aktifkan layer paling atas (dalam contoh bernama Layer 1) dengan mengklik icon “mata” yang letaknya di sisi kiri image thumbnail.
Sementara seleksi masih aktif, klik “Layer 1” (layer yang di-merge) lalu klik icon Layer Mask (letaknya di bagian bawah Layer tab, sejajar dengan icon tong sampah). Kita akan melihat penambahan baru (persegi panjang berwarna hitam dan putih di samping image thumbnail “Layer 1”) di Layer tab dan kini foto sudah diperbaiki.
Refleksi pada permukaan air bisa tampak memiliki efek yang sedikit kabur dan tidak terlalu tajam atau jelas. Oleh karena itu, foto yang berperan sebagai refleksi harus melalui tahap blur. Klik image thumbnail Layer Mask di Layer tab (klik persegi panjang berwarna hitam dan putih). Kini beralih ke Filter > Blur > Gaussian Blur, gunakan ukuran atau value yang sebelumnya sudah diterapkan begitu dialog box muncul dan klik OK.
Memang air dapat memantulkan bayangan objek seperti (warna) aslinya, namun hasil foto yang realistis membutuhkan penyesuaian warna pada bagian refleksi (mengingat sinar matahari dan cuaca dapat mempengaruhi warna pantulan objek pada air). Tambahkan sedikit warna, pada contoh karena temanya di danau musim semi maka refleksi dibuat lebih cerah. Tambahkan sedikit warna biru dan lakukan penyesuaian sehingga tampak lebih alami. Tekan Alt (Windows) atau Option (Mac), klik (dan tekan mouse) pada icon Adjustment Layer (lihat gambar) lalu tarik kursor menuju Hue/Saturation. Dialog box akan muncul, klik kotak kecil di bahwa Name lalu klik OK.
Layer baru akan terbentuk dan menempatkan diri di atas “Layer 1” lalu dialog box Hue/Saturation akan muncul (dalam versi contoh, dialog box berada di sisi kanan seperti tampak pada gambar). Geser panelnya hingga warna berubah sesuai keinginan, contoh di bawah bisa digunakan untuk mendapatkan efek warna cerah air danau musim semi. Apabila warnanya masih terlihat terlalu ‘dimanipulasi’, geser panel Opacity untuk mengurangi intensitas warnanya.
Silahkan save as dokumen dalam format .JPEG, hasilnya bisa dilihat pada gambar di bawah.
Penutup
Langkah-langkah yang harus dilewati memang cukup panjang dan kelihatan sedikit rumit, namun bukan berarti susah untuk dilakukan. Ketika mengikuti tahapan satu per satu, proses yang kelihatannya panjang tidak akan terasa karena ternyata lebih cepat dari yang dibayangkan. Ingat, tetap lakukan pengeditan senatural mungkin meskipun melalui proses digital. Selamat mencoba! :)
Langganan:
Postingan (Atom)

































