Selasa, 15 April 2014

Membuat Efek Bias Sinar


Menggunakan graphic software Adobe Photoshop. kita dapat membuat hampir semua efek foto. Hal membatasi hanyalah imajinasi kita sendiri. Salah satu efek yang dapat kita buat adalah efek bias sinar.
Telah banyak tutorial yang membahas tentang cara membuat efek bias sinar ini. Kali ini kita akan membuat efek bias sinar dengan “jurus” yang sedikit berbeda.
Tutorial ini menggunakan foto yang merupakan hasil akhir dari artikel rahasia cara merubah warna dengan cepat.
Catatan! Panduan dibuat dengan Photoshop CS3 dan dapat diterapkan pada hampir semua versi Photoshop.
Berikut hasil akhir yang diharapkan dari tutorial membuat efek bias sinar ini.
efek bias sinar
Possible Result

Step by Step Membuat Efek Bias Sinar

1. Memilih Piksel Terang

Walaupun sinar atau cahaya itu sendiri tidak dapat dilihat, namun mata manusia dapat melihat benda atau materi yang terkena oleh sinar. Saat sinar bersentuhan dengan suatu partikel di udara, partikel tersebut akan terlihat lebih terang dan terkadang dapat memantulkan sinar.
Untuk meniru fenomena ini, hal pertama yang dilakukan tentunya memilih piksel terang sebagai basis untuk bias sinar. 
Pindah ke Panel Channel, pilih Channel Blue, tekan CTRL + A lalu CTRL + C untuk meng-copy Channel. Klik channel RGB, kembali ke Panel Layer dan paste Channel Blue di atas Layer Background.
Base Layer
Kami memilih Channel Blue karena paling sedikit menyimpan pixel terang, jika terlalu terang, maka bukan bias sinar lagi namanya.

Catatan! Anda dapat mencoba dengan Channel lainnya untuk bereksperimen.

2. Membuat Basis Bias Sinar

Jika pada kebanyakan tutorial lainnya bias sinar dibuat menggunakan Filter Radial Blur, kali ini kami memilih Filter Motion Blur. Alasannya karena sumber cahaya pada foto tutorial ini adalah matahari. Karena pusat matahari cukup jauh, bias sinar yang tertangkap mata umumnya memiliki arah seragam. Jika foto menggunakan sumber cahaya lain mungkin filter Radial Blur dapat digunakan.
Tekan CTRL + ALT + C untuk membuka perintah Canvas Size dan besarkan kanvas menjadi 200% dengan Anchor Point tetap di tengah.
Enlarge Canvas
Setelah membesarkan kanvas, sekarang besarkan Layer basis sinar ini (Layer 1) sekitar 120 – 130%.
Enlarge Layer
Pilih menu Filter » Blur » Motion Blur. Gunakan sudut yang menurut mata kita sesuai dengan sudut datangnya sinar. Nilai radius berkisar antara 200 – 250 piksel.
Motion Blur
Buka lagi perintah Canvas Size dan kembalikan kanvas ke ukuran semua dengan melakukan resize sebesar 50%.
Reduce Canvas Size
Tips! Jika dibutuhkan anda dapat mengatur posisi Layer ini untuk mendapatkan basis bias sinar yang lebih baik.
Pada bias sinar biasanya terdapat partikel debu kecil. Kita buat partikel ini dengan Noise.
Pilih menu Filter » Noise » Add Noise. Gunakan mode Gaussian dan tandai monochromatic, isi radius yang sesuai.
Add Particles
Berikut basis bias sinar kita!
Light Ray Base
Sebelum melanjutkan kita simpan dulu seleksi dari basis bias sinar ini. Pindah ke Panel Channel, tahan CTRL dan klik Channel RGB untuk me-load seleksi. Pilih menu Layer » Save Selection untuk menyimpan seleksi basis bias sinar.
Save Selection
Tekan CTRL + D untuk membuang seleksi dan kembali ke Panel Layer lalu ganti Blend Mode Layer ini ke Softlight.
Softlight Akan membuat seluruh foto menjadi agak gelap, buatlah mask pada Layer ini untuk melindungi objek foreground (manusia dan pepohonan di foreground) agar tetap terang. Gambarlah mask dengan brush halus ber-Opacity rendah (15 – 25%).
Light Ray Base Mask

3. Menerapkan Bias Sinar

Ada beberapa cara untuk menerapkan basis bias sinar di atas. Di sini kami menggunakan Adjustment Layer Hue/Saturation.
Tahan CTRL lalu klik pada Mask dari Layer 1. Kemudian pilih menu Select » Load Selection, pilih seleksi yang kita simpan pada langkah sebelumnya dan tandai Intersect with Selection.
Load Selection
Tambahkan Hue/Saturation Adjustment Layer dan geser slider Lightness hingga menurut mata kita intensitas bias sinar telah sesuai.
Hue/Saturation
Tips! Teknik ini juga dapat diterapkan untuk membuat kabut atau fog pada foto.
Selanjutnya ganti Blend Mode Adjustment Layer ini menjadi Screen.
Rough Light Ray Effects
Tips! Jika partikel terlihat terlalu kasar, gunakan Filter Blur pada mask untuk menghaluskannya.
Sampai di sini bias sinar beserta partikel telah terlihat. Namun karena background terlalu terang, bias sinar masih kurang terlihat.
Pilih Layer 1, tahan CTRL lalu klik Mask Layer 1 untuk meload seleksi. Selanjutnya tambahkan Curves Adjustment Layer dan kurangi Midtone agar bias sinar dapat lebih terlihat.
Darken Background

4. Mengedit Bias Sinar (The Hard Part)

Menurut kami bias sinar masih terlihat kurang natural. Kita perlu mengedit Mask dari Hue/Saturation, dan ini adalah bagian tersulit dari tutorial.
Current Result
Cobalah bereksperimen dengan brush untuk memperbaiki mask. Di sini imajinasi dan jiwa seni kita berperan besar dalam menentukan hasil edit mask.
Untuk membantu saat menggambar dengan brush, load seleksi bias sinar yang kita simpan sebelumnya. Sapukan Brush putih bersisi halus dengan Opacity rendah (15 - 20%) pada bagian yang ingin dimunculkan bias sinar. Gunakan Brush hitam untuk mengurangi intensitas atau menghapus bias sinar.
Kita juga dapat mengedit kontras mask dari Layer Hue/Saturation dengan Levels. Caranya, klik pada mask dan tekan CTRL + L untuk membuka Levels. Aturlah nilai Highligth dan Shadow sesuai imajinasi.
Untuk merubah warna dari bias sinar ini , kita dapat langsung mengedit nilai Hue dan Saturation.
Coloring Light Ray
Berikut hasil yang kami dapatkan setelah mengedit mask dengan brush dan sedikit mewarnai bias sinar ini. Hasil ini dapat bervariasi tergantung kreatifitas masing-masing.

Edited Mask Result
Hasil ini sudah cukup baik, namun jika anda masih kurang puas, kita dapat mengedit tone secara keseluruhan sekaligus menambahkan efek dreamy look.

5. Membuat Efek Dreamy Look (Optional)

Gabungkan semua visible layer dengan menekan CTRL + ALT + SHIFT + E. Tambahkan Filter Gaussian Blur pada Layer gabungan (merged), ganti Blend Mode ke Screen dan turunkan Opacitynya (50%).

Dreamy Look Effect
Efek dreamy look telah terlihat, namun mungkin masih terlalu terang sehingga kontras agar berkurang.

Tekan CTRL + J untuk menduplikat Layer merged, ganti Blend Mode menjadi Soft Light dan disable Channel Blue dari Layer duplikat ini untuk sedikit merubah tone dari area Shadow.

Cara disable Channel Blue telah kami jelaskan pada artikel cara rahasia merubah warna.

Berikut display before & after tutorial membuat efek bias sinar.

Before vs After
Demikian panduan singkat cara membuat efek bias sinar. Semoga tutorial ini dapat bermanfaat kita bersama.

Membuat Efek Refleksi pada Air


Pada tutorial Photoshop kali ini, kita akan mengetahui teknik menciptakan refleksi atau bayangan yang terpantul pada permukaan air. Teknik ini cukup membantu bagi para fotografer yang ingin mendapatkan hasil foto yang lebih realistis ketika bayangan objeknya terpantul pada permukaan air (laut, sungai, danau atau kolam). Berikut tahapan-tahapannya:
Buka file foto yang akan diedit di Adobe Photoshop. Perhatikan Layer tab, klik kanan pada layer Background (yang ada icon gembok-nya), lalu klik Layer from Background dan klik OK. Sekarang layer Background menjadi layer bebas (tidak terkunci), nama “Layer 0” bisa diubah ketika dialog box muncul sebelum mengklik OK pada saat ‘membuka kunci’ layer.
Kunci Gembok
Sekarang buat area untuk refleksi atau bayangannya, mudahnya yaitu dengan membuat ukuran lebar canvas menjadi dua kali lebih besar. Klik Image > Canvas Size dan dialog box akan muncul (lihat pada gambar). Perhatikan kolom-kolom di bawah New Size, ubah satuan ukuran menjadi “percent” dan ketikkan 100 pada kolom height kemudian klik OK. Kemudian perhatikan kotak-kotak bertanda panah di bawahnya, klik tanda panah “↑” (hasilnya akan tampak seperti pada gambar) sehingga area baru hanya akan terbentuk tepat di bawah gambar asli saja.
Canvas Size
Berikut ini hasil pembentukan area baru untuk pantulan bayangan/refleksi. Pastikan bagian-bagian yang ditandai seperti pada gambar di atas sudah dilengkapi dengan benar.
Layer Kosong
Ketika area kosong sebesar ukuran foto asli sudah siap, klik kanan Layer 0 dan klik Duplicate Layer. Geser foto duplikat (pada contoh layer diberi nama “Reflection”) ke bawah; klik Move Tool, tekan Shift dan klik tanda panah “↓” di keyboard hingga gambar berada di paling ujung sisi halaman. Sekarang balik posisi foto yang akan digunakan sebagai bayangan (layer “Reflection”). Pastikan layer “Reflection” terpilih (layer di-highlight abu-abu tua), klik Edit > Transform > Flip Vertical. Kini layer bayangan sudah berkebalikan dengan foto asli.
Duplikat Layer
Buat layer baru di atas layer “Reflection”. Pastikan warna Foreground Color putih dan Background Color berwarna hitam. Klik Pain Bucket Tool dan tuang tintanya ke layer kosong yang baru dibuat tadi sehingga sekarang layer berwarna putih. Kini klik Filter > Sketch > Halftone Pattern dan dialog box akan muncul. Perhatikan panel-panel di sisi kanan dan isi kolomnya seperti contoh di bawah, ketika selesai klik OK. Preview efek bisa dilihat di sisi kiri halaman dialog box. Kita akan membuat alur pada permukaan air melalui pilihan filter ini. Semakin banyak garis yang diciptakan, semakin banyak alur air yang didapat. Semakin tenang permukaan airnya, semakin sedikit alur yang dibutuhkan (seperti pada contoh).
Effect
Setelah menutup dialog box, layer baru yang tadinya berwarna putih kini berisi garis hitam dan putih. Masih pada layer baru tersebut, klik Filter > Blur > Gaussian Blur untuk membuat garis yang lebih halus. Geser parameter ke sisi kanan untuk menambah efek blur, mungkin juga diperlukan pixel yang lebih banyak ketika berkutat dengan resolusi gambar yang lebih besar.
Gausian Blur
Klik kanan layer bergaris lalu klik Duplicate Layer Right dan dialog box akan muncul. Di bawah Destination, kita akan menemukan Document, pilih opsi New dan klik OK. Tahap ini adalah membuat file baru yang isinya adalah layer bergaris hitam dan putih yang tadi sudah dibuat, save as dalam format .PSD lalu tutup dokumen baru tersebut. Silahkan beri nama “displacement map”. Sekarang, hapus layer berisi garis hitam dan putih yang kita buat di awal (klik layernya lalu klik icon tong sampah di ujung kanan bawah Layer tab).
Sekarang merge dua layer yang tersisa menjadi satu layer tunggal (tanpa menghilangkan kedua layer asli) dan duplikat sekaligus dengan mengklik layer “Reflection” lalu tekan Shift+CTRL+Alt+E (Windows) atau Shift+Command+Option+E (Mac). Dengan demikian, kita akan memiliki satu layer baru dengan 2 foto di dalamnya. Hasilnya memang tidak tampak di halaman kerja, namun perubahannya bisa dilihat di Layer tab.
Pastikan layer baru terpilih (di-highlight abu-abu tua), klik Filter > Distort > Displace. Dialog box akan muncul, perlu diketahui bahwa bagian ini adalah menciptakan gelombang atau riak pada permukaan air. Silahkan menggunakan angka seperti pada contoh di bawah, tetapi tidak menutup kemungkinan apabila ingin ditambahkan. Bagian yang dibutuhkan hanyalah Horizontal Scale, jadi ketikkan “0” pada Vertical Scale dan pastikan bagian yang lain sama persis seperti pada contoh. Klik OK dan dialog box akan muncul, perintahnya adalah memilih displacement map. Maka pilih file “displacement map” yang tadi sudah dibuat dan klik  Open.
Displace
Hasil kerja efeknya akan tampak pada kedua belah foto seperti pada gambar di bawah.
Hasil Displace
Mengingat kita akan membuat refleksi pada permukaan air, maka hanya foto yang berada di bagian bawah yang akan diberi efek alur. Untuk itu, pilih layer “Reflection” di Layer tab. Klik Rectangular Marquee Tool dan mulai membuat seleksi di sekeliling foto. Untuk mempermudah menentukan ukuran pasti yang diperlukan dalam membuat seleksi pada foto, silahkan me-non-aktifkan layer paling atas (dalam contoh bernama Layer 1) dengan mengklik icon “mata” yang letaknya di sisi kiri image thumbnail.
Refleksi
Sementara seleksi masih aktif, klik “Layer 1” (layer yang di-merge) lalu klik icon Layer Mask (letaknya di bagian bawah Layer tab, sejajar dengan icon tong sampah). Kita akan melihat penambahan baru (persegi panjang berwarna hitam dan putih di samping image thumbnail “Layer 1”) di Layer tab dan kini foto sudah diperbaiki.
Layer Mask
Refleksi pada permukaan air bisa tampak memiliki efek yang sedikit kabur dan tidak terlalu tajam atau jelas. Oleh karena itu, foto yang berperan sebagai refleksi harus melalui tahap blur. Klik image thumbnail Layer Mask di Layer tab (klik persegi panjang berwarna hitam dan putih). Kini beralih ke Filter > Blur > Gaussian Blur, gunakan ukuran atau value yang sebelumnya sudah diterapkan begitu dialog box muncul dan klik OK.
Blur
Memang air dapat memantulkan bayangan objek seperti (warna) aslinya, namun hasil foto yang realistis membutuhkan penyesuaian warna pada bagian refleksi (mengingat sinar matahari dan cuaca dapat mempengaruhi warna pantulan objek pada air). Tambahkan sedikit warna, pada contoh karena temanya di danau musim semi maka refleksi dibuat lebih cerah. Tambahkan sedikit warna biru dan lakukan penyesuaian sehingga tampak lebih alami. Tekan Alt (Windows) atau Option (Mac), klik (dan tekan mouse) pada icon Adjustment Layer (lihat gambar) lalu tarik kursor menuju Hue/Saturation. Dialog box akan muncul, klik kotak kecil di bahwa Name lalu klik OK.
Hue Saturation
Layer baru akan terbentuk dan menempatkan diri di atas “Layer 1” lalu dialog box Hue/Saturation akan muncul (dalam versi contoh, dialog box berada di sisi kanan seperti tampak pada gambar). Geser panelnya hingga warna berubah sesuai keinginan, contoh di bawah bisa digunakan untuk mendapatkan efek warna cerah air danau musim semi. Apabila warnanya masih terlihat terlalu ‘dimanipulasi’, geser panel Opacity untuk mengurangi intensitas warnanya.
Ubah Warna
Silahkan save as dokumen dalam format .JPEG, hasilnya bisa dilihat pada gambar di bawah.
Hasil Refleksi

Penutup

Langkah-langkah yang harus dilewati memang cukup panjang dan kelihatan sedikit rumit, namun bukan berarti susah untuk dilakukan. Ketika mengikuti tahapan satu per satu, proses yang kelihatannya panjang tidak akan terasa karena ternyata lebih cepat dari yang dibayangkan. Ingat, tetap lakukan pengeditan senatural mungkin meskipun melalui proses digital. Selamat mencoba! :)

Tutorial Efek Bayangan di Air dengan Adobe Photoshop

1. Buka Foto dengan Adobe Photoshop


2. Seleksi bagian yang akan dibuat bayangan, lalu CTRL + J




3. Pilih Image - Canvas size, lalu atur seperti gambar dibawah



4. Setelah itu akan muncul seperti gambar dibawah



5. Duplikat layer tersebut lalu Transform maka akan jadi seperti gambar berikut, letakkan layer 1 paling atas



6. Pada layer 1 Copy(bayangan) Pilih Filter - Blur - Motion Blur




7. Tambahkan objek air untuk menambah efek air pada bayangan tersebut



8. Ubah mode layer air tersebut ke Soft light



9. Pilih Image - Aljustments - Hue/Saturation untuk menyesuaikan warna bayangan dengan objek



10. Tambahkan gradien untuk memberi efek gelap pada bayangan



11. Hasilnya



Mengedit Kontras dan Warna Foto dengan Photoshop Curves


Apa itu Photoshop Curves? Apa saja fungsinya? Apa kelebihannya dibanding perintah Photoshop lain? Bagaimana cara mengedit foto dengan Curves? Berbagai pertanyaan di atas merupakan dasar dari tutorial kita kali ini. Kita akan bersama mempelajari Photoshop Curves dan bagaimana menerapkannya saat kita mengedit foto atau gambar.
Banyak istilah dalam tutorial ini yang telah dijelaskan pada artikel-artikel sebelumnya. Jadi, agar lebih memahaminya kami sarankan untuk membaca beberapa artikel terdahulu.
Catatan! Panduan dalam tutorial ini menggunakan versi Photoshop CS3. Namun secara umum teknik yang dipelajari di sini masih relevan dengan Photoshop versi lainnya.

Fungsi Photoshop Curves

Perintah Curves dapat dikatakan memiliki fungsi yang sama dengan Levels. Namun, Curves memberikan kontrol jauh lebih baik dalam mengatur tingkat terang dan kontras foto atau gambar. Perbedaannya, jika pada Levels, grafik tingkat terang ditampilkan dalam Histogram, Curves menggambarkan tingkat terang berupa titik-titik atau point yang dapat langsung kita edit.

Ada beberapa cara untuk membuka jendela Curves, melalui menu Image » Adjustment » Curves langsung menggunakan shortcut Ctrl + M. Namun kami lebih sering menggunakan menu Layer » New Adjustment Layer » Curves (dapat juga diakses dari icon New Adjustment Layer pada Layer Palette).
Alasan kami memilih menggunakan Adjustment Layer adalah perubahan yang dilakukan tidak langsung diterapkan pada foto atau gambar kita, melainkan pada layer terpisah. Sehingga sangat mudah bagi kita untuk mengedit atau membatalkan edit kita.

Step by Step Mengatur Warna dan Kontras Foto Menggunakan Curves

Sebelum mengedit foto pada Channel Komposit (RGB), sebaiknya kita memperhatikan dahulu bagaimana distribusi tingkat terang pada setiap Channel warna. Klik pada Channel dropdown menu untuk memilih Channel.

1. Pilih Channel Red

Di sini terlihat distribusi tingkat terang cukup merata. Shadow (histogram sebelah kiri) agak sedikit terpotong namun tidak terlalu berpengaruh jadi tak perlu di edit.


2. Pindah ke Channel Green

Terlihat distribusi Highlight agak terpotong (lihat histogram sebelah kanan). Tarik titik Highlight hingga akhir histogram untuk memperbaikinya. Perhatikan nilai Input dari titik edit yang berubah ke 204.

Catatan! Di sini Foto akan terlihat kehijauan, dan ini memang normal. Karena, seperti halnya Levels, Curves adalah editor non-linier, jadi jika ada satu warna yang bermasalah, kita dapat mengeditnya dari channel warna lainnya.

3. Pindah ke Channel Blue

Disini distribusi Highlight juga terpotong. Tarik titik Highlight hingga akhir kurva agar distribusinya merata. Nilai input dari titik edit berubah menjadi 199 sesuai dengan nilai akhir kurva.


4. Kembali ke Channel Red

Karena kita telah merubah tingkat terang di kedua Channel sebelumnya, kita juga harus mengkompensasi perubahan tersebut pada Channel merah. Umumnya nilai kompensasinya merupakan median (nilai tengah) dari dua Channel sebelumnya, yaitu 204 dan 199 maka mediannya sekitar 202.
Klik pada titik Highlight lalu masukkan nilai 202 pada kotak input. Titik Highlight akan bergeser sesuai nilai dimasukkan. Warna foto akan kembali normal dengan tingkat terang yang lebih merata.

Klik OK untuk melihat hasil edit kita sejauh ini.

5. Mengedit Kontras Foto

Salah satu kelebihan utama Curves adalah kemampuannya untuk mengedit atau merubah tingkat terang hanya pada area yang kita inginkan. Pada foto ini kita hendak mengurangi kontras pada patung dimana terlihat perbedaan yang tegas antara gelap dan terang.
Klik dua kali Curves Adjustment Layer untuk membukanya. Lalu, sorot mouse pada foto, kursor akan berubah menjadi Eyedropper.

Tahan CTRL dan Klik pada area yang hendak kita ubah kontrasnya. Sebuah titik baru akan dibuat pada jendela Curves. Ini merupakan titik tingkat terang area yang kita klik.

Klik pada titik baru tersebut sambil menahan Shift lalu geser titik ke atas dengan mouse untuk mengurangi kontras.

Tips! Kita dapat membuat titik edit sebanyak mungkin dengan cara Klik + Ctrl pada area foto.

Tombol Auto pada Curves (Tambahan)

Auto Curves memiliki fungsi dan cara kerja yang Sama dengan Auto Levels, yaitu Photoshop akan secara otomatis memetakan warna tergelap pada gambar menjadi hitam dan warna paling terang menjadi putih. Namun terkadang Auto memang memberikan hasil yang tidak terduga.

Jika kita menggunakan tombol Auto inilah hasil yang kita dapat. 


Di sini terlihat perubahan yang dilakukan Auto seperti saat kita mengedit sampai Channel Blue pada langkah ke 3. Karena pada Channel Red tidak terdapat kurva yang terpotong maka Auto Curves tidak turut memperbaikinya. Sedangkan perubahan Channel Green dan Blue sebaiknya juga dikompensasi agar foto tampak lebih natural.
Berikut tampilan sebelum dan sesudah foto kita edit warna dan kontrasnya dengan bantuan Curves.


Mohon maaf kalau penjelasan kami di sini terasa panjang dan bertele-tele, hal ini karena kami tidak hanya ingin sekadar membagi ilmu “kulit” kepada mereka yang benar-benar ingin belajar Photoshop. Seperti yang telah kami buktikan sendiri, salah satu kelebihan yang didapat jika mempelajari Photoshop secara mendasar adalah, sesulit apapun masalah yang kita temui nanti, pasti dapat diselesaikan.

Demikian tutorial singkat tentang perintah Photoshop Curves. Semoga dapat memberikan kita pemahaman yang lebih baik tentang perintah ini dan semoga bermanfaat bagi kita semua.